Fungsi sirkulasi adalah untuk memenuhi kebutuhan jaringan –untuk mentranspor zat makanan ke jaringan tubuh,untuk mentranspor produk-produk yang tidak berguna ,untuk menghantarkan hormone dari satu ke bagian lain ,dan secara umum,untuk memelihra lingkungan yang sesuai di dalam seluruh cairan jaringan tubuh agar sel bias ber tahan hidup dan berfungsi secara optimal.
Kecepatan aliran darah yang melewati sebagian besar jaringan dikendalikan oleh respon dari kebutuhan jaringan terhadap zat makanan.Jantung dan sirkulasi selanjutnya dikendalikan untuk memenuhi curah jantung dan tekanan arteri yang sesuai agar aliran darah yang mengalir di jaringan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan .( Guyton, Arthur C. 1997. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.)
System sirkulasi terdiri dari tiga komponen dasar:
1. jantung berfungsi sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah untuk menimbulkan gradient tekanan yang diperlukan agar darah dapat mengalir ke jaringan . Darah,seperti cairan lain ,mengalir dari daerah bertekanan lebih tinggi ke daerah bertekanan lebih rendah sesuai penurunan gradient tekanan.
2. pembuluh darah berfungsi sebagai saluran untuk mengarahkan dan mendistribusikan darah dari jantung ke semua bagian tubuh dan kemudian mengembalikan ke jantung
3. Darah berfungsi sebagai medium transportasi tempat baha-bahan yang akan disalurkan dilarutkan atau diendapkan
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Karakteristik fisik sirkukasi dibagi menjadi sirkulasi sistemik dan sirkulusi paru.Karena sirkulasi sisemik menyuplai aliran darah ke seluruh tubuh jaringan tubuh kecuali paru,juga disebut sirkulasi besar atau sirkulasi perifer.
Bagian Fungsional Sirkulasi.Fungsi arteri adalah untuk mentranspor darah ke jaringan di bawah tekanan yang tinggi.Karena alasan inilah ,arteri mempunyai dinding pembuluh darah yang kuat,dan darah mengalir dengan kecepatan yang tinggi di arteri.
Arteriol merupakan cabang-cabang kecil yang terakhir dari system arteri;dan berfungsi sebagai saluran kendalai untuk menentukan darah yang akan dilepaskan ke kapiler.Arteriol memiliki dinding otot yang kuat sehingga dapat menutup arteriol secara total,atau dengan berelaksasi dapat mendelitasi arteriol hingga beberapa kali lipat,sehinggga mempunyai kemampuan untuk sangat mengubah aliran darah di dasar setiap jaringan sebagi respons terhadap kebutuhan jaringan.Vasokontriksi adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan penyempitan pembuluhseperti itu.vasodilatasi mengacu pada pembesaran lingkaran dan jari-jari pembuluh akibat melemasnya lapisan otot polos
Funsi kapiler adalah untuk pertukaran cairan ,zat makanan ,elktrolit ,hormone,dan bahan-bahan lainnya antara darah dan cairan intersetisial.Untuk dapat melakukan peran ini,dinding kapiler bersifat sangat tipis dan memiliki banyak pori-pori kapiler yang kecil,yang permeable terhadap air dan zat bermolekul kecil lainnya.
Venula mengumpulkan darah dari kapiler dan secara bertahap bergabung menjadi vena yang semakin membesar.
Vena berfungsi sebagai saluran untuk mengangkut darah dari venula kembali kejantung:yang sama pentingnya juga,vena berperan sebagai penampung utama darah ekstra.Karena tekanan di system vena sangat rendah ,dindingnya mempunyai otot yang cukup untuk dapat berkontraksi atau melebar, dan dengan demikian dapat berperan sebagai penampung darah ekstra yang dapat dikendalikan ,baik dalam jumlah kecil atau besar,bergantung pada kebutuhan sirkulasi..( Guyton, Arthur C. 1997. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.)
Jantung adalah oragn yang berongga dengan ukuran sekepalan .jantung terletak di rongga toraks sekitar garis tengah antara sternum atau tulang dada disebelah anterior dan vertebarata di sebelah posterior.jantung memiliki pangkal yang lebar di sebelah atas dan meruncing membentuk ujung yang disebut apeks.
1. Right Coronary 10. Right Ventricle 2. Left Anterior Descending 11. Left Atrium3. Left Circumflex 12. Left Ventricle4. Superior Vena Cava 13. Papillary Muscles5. Inferior Vena Cava 14. Chordae Tendineae6. Aorta 15. Tricuspid Valve7. Pulmonary Artery 16. Mitral Valve8. Pulmonary Vein 17. Pulmonary Valve9. Right Atrium
Dua katup jantung ,katup antrioventrikel (AV) kanan dan kiri,masing-masing terletak di antara atrium dan ventrikel kanan dan kiri.Katup-katup ini mengizinkan darah mengalir dari atrium ke ventrikel selama pengisian ventrikel(ketika tekanan atrium melebihi tekanan ventrikel), tetapi mencegah aliran balik darah dari ventrikel ke atrium ketika pengosongan ventrikel(pada saat tekanan ventrikel jauh melebihi tekanan atrium).Katup AV kanan juga disebut katup tricuspid karena terdiri dari tiga daun katup .Demikian juga katup AV yang kiri yang terdiri dari dua daun katup sering disebut katup bicuspid. Dua katup jantung lainnya,katup aorta dan katup pulmonalis terletak di sambungan tempat-tempat arteri-arteri besar keluar dari ventrikel.Keduanya dikenal sebagai katup semilunaris(“bulan separuh”) karena terdiri dari tiga daun katup yang masing-masing mirip dengan kantung mirip bulan separuh.
Dinding jantung terutama terdiri dari serat-serat otot jantung yang tersusun secara spiral dan saling berhubungan melalui diskus interkalatus:
1. Endokardium (Endo berarti “di dalam”;cardia berarti jantung)adalah lapisan tipis endothelium,suatu jaringan epitel unik yang melapisi bagian dalam seluruh system sirkulasi ,di sebela dalam.
2. Miokardium (myo berarti “otot”) ,lapisan tengah yang terdiri dari otot jantung,membentuk sebagian besar dinding jantung
3. Epikardium (epi berarti “di atas”) adalah suatu membrane tipis di bagian luar yang membungkus jantung.
Miokardium terdiri dari berkas-berkas serat otot jantung yang saling menjalin dan tersusun secara spiral melingkari jantung.Susunan spiral tersebut disebabkan oleh pemutaran-pemutaran kompleks yang terjadi pada jantung semasa perkembangan mudigah.
Kontraksi sel otot jantung untuk mendorong darah dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membrane sel-sel otot.Jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkan suatu sifat yang dikenal sebagai otorimisitas.
Terdapat dua jenis khusus sel otot jantung:
1. Sembilan puluh Sembilan persen sel otot jantung adalah sel kontraktil, yang melakukan kerja mekanis,yaitu memompa.sel-sel pekerja ini dalam keadaan normal tidak mengahilkan sendiri potensial aksi.
2. sebaliknya sebagian kecil sel sisanya,sel otorimik,tidak berkontraksi tetapi mengkhususkan diri mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang bertanggung jawab untuk kontraksi sel-sel pekerja.
Aktivitas pemacu sel-sel otoritmik jantung di sel-sel otoritnik jantung potensial membrane tidak menetap antar potensial-potensial aksi.Setelah suatu potensial aksi ,membran secara lambat mengalami depolarisasi atau bergeser ke ambang akibat inaktifasi saluran K+.Pada saat yang sama ketika sedikit K+ keluar sel karena penurunan Pk+,Na+ ,yang permeabilitasnya tidak berubah,terus bocor masuk kedalam sel.Akibatnya,bagian dalam secara perlahan menjadi kurang negative:yaitu ,membaran secara bertahap mengalami depolarisasi menuju amabang.Setelah amabang tercapai dan saluaran Ca++ terbuka ,terjadi influx Ca++ secara cepat,menimbulkan fase naik dari potensial aksi spontan.Fase turun disebabakan oleh efluks cepat K+ akibat pengaktifan saluran K+.Inaktivasi saluran-saluran ini setelah potensial aksi usai menimbulkan depolarisasi lambat berikutnya mencapai ambang.
Sel-sel jantung yang mampu mengalami otoritmisitas ditemukan di lokasi-lokasi berikut ini :
1. Nodus sinoatrium (SA) ,daerah kecil khusus di dinding atrium kanan dekat lubang muara vena kava superior
2. Nodus atrioventrikel (AV) ,sebuah berkas kecil sel-sel otot jantung khusus didasar atrium kanan dekat septum,tepat di atas pertautan atrium dan vetrikel.
3. berkas His suatu jaras sel-sel khususyang bersal dari nodus (AV) dan masuk ke septum antarventrikel,tempat berkas tersebut bercabang membentuk berkas kanan dan kiri yang berjalan ke bawah melalui septum,melingkari ujung bilik ventrikel,dan kembali ke atrium di sepanjang dinding luar.
4. Serat Purkinje serat-serat terminal halus yang berjalan dari berkas His dan menyebar ke seluruh miokardium ventrikel seperti ranting –ranting pohon.
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Karena aktifitas mekanis,kelainan pola listrik biasanya disertaioleh kelainan aktivitas kontraktil jantung.
Kelainan kecepatan jarak antara dua kompleks QRS yang berrutan di sebuah rekaman EKG dikalibbrasikan ke kecepatan denyut jantung yang melebihi 100 denyut jantung permenit dikenal sebagai takikardia,sedangkan denyut yang lambat yang kuarng dari 60 kali permenit disebut brakardia.
Kecepatan denyut jantung rata-rata adalah 70 kali permenit ,yang ditentukan oleh irama nodus SA ,sedangkan volume sekuncup rata-rata adalah 70 ml per denyut,sehingga curah jantung rata-rata adalah 4900 ml/menit atau mendekati 5 liter (1)/menit
Curah jantung = kecepatan denyut jantung *volume sekuncup
CO=70 denyut /menit*70 ml/denyut
=4.900 ml/menit= 5 l/menit
Dalam keadaan normal ,volume diastolic akhir adalah 135 ml dan volume sistolik akhir adalah 65 ml untuk volume sekuncup 70 ml. Dibawah pengaruh simpatis ,untuk volume dioastolik akhir yang sama sebesar 135 ml,volume sistolik akhir mungkin 35 ml dan volume sekuncup 100 ml.
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Pusat rasa haus di system saraf pusat ,daerah yang sama di sepanjang dinding anteroventral dari ventrikel ketiga yang meningkatkan pelepasan ADH juga merangsang rasa haus.Terdapat suatu daerah kecil yang terletak anterolateral dari nuklepreoptik,yang bila distimulasi secara listrik,menyebabkan kegiatan minum dengan segera dan berlanjut selama rangsangan berlangsung.Semua daerah ini bersama-sama disebut pusat rasa haus.Neuron-neuron di pusat rasa haus member respon terhadap penyuntikan larutan garam hipertonik dengan cara merangsang perilaku minum.Peningkatan osmolaritas cairan serebrospinal di ventrikel ketiga member pengaruh yang pada dasarnya sama ,yaitu menimbulkan keinginan untuk minum.Organum vaskulosum lamina terminalis yang terletak tepat di bawah permukaan ventrikel pada ujung inferior daerah AV3V,agaknya ikut memperantai respons tersebut.
Hemostasis : Proses pencegahan kehilangan darah yg berlebihan dari tubuh
KOMPONEN HEMOSTASIS:
• Pembuluh
• Trombosit
• Kaskade faktor koagulasi
• Inhibitor koagulasi
• Fibrinolisis
MEKANISME HEMOSTASIS :
Spasme vaskuler
Pembentukan sumbatan trombosit
Pembentukan bekuan darah
Pertumbuhan jaringan ikat fibrosa
Kecepatan aliran darah yang melewati sebagian besar jaringan dikendalikan oleh respon dari kebutuhan jaringan terhadap zat makanan.Jantung dan sirkulasi selanjutnya dikendalikan untuk memenuhi curah jantung dan tekanan arteri yang sesuai agar aliran darah yang mengalir di jaringan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan .( Guyton, Arthur C. 1997. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.)
System sirkulasi terdiri dari tiga komponen dasar:
1. jantung berfungsi sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah untuk menimbulkan gradient tekanan yang diperlukan agar darah dapat mengalir ke jaringan . Darah,seperti cairan lain ,mengalir dari daerah bertekanan lebih tinggi ke daerah bertekanan lebih rendah sesuai penurunan gradient tekanan.
2. pembuluh darah berfungsi sebagai saluran untuk mengarahkan dan mendistribusikan darah dari jantung ke semua bagian tubuh dan kemudian mengembalikan ke jantung
3. Darah berfungsi sebagai medium transportasi tempat baha-bahan yang akan disalurkan dilarutkan atau diendapkan
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Karakteristik fisik sirkukasi dibagi menjadi sirkulasi sistemik dan sirkulusi paru.Karena sirkulasi sisemik menyuplai aliran darah ke seluruh tubuh jaringan tubuh kecuali paru,juga disebut sirkulasi besar atau sirkulasi perifer.
Bagian Fungsional Sirkulasi.Fungsi arteri adalah untuk mentranspor darah ke jaringan di bawah tekanan yang tinggi.Karena alasan inilah ,arteri mempunyai dinding pembuluh darah yang kuat,dan darah mengalir dengan kecepatan yang tinggi di arteri.
Arteriol merupakan cabang-cabang kecil yang terakhir dari system arteri;dan berfungsi sebagai saluran kendalai untuk menentukan darah yang akan dilepaskan ke kapiler.Arteriol memiliki dinding otot yang kuat sehingga dapat menutup arteriol secara total,atau dengan berelaksasi dapat mendelitasi arteriol hingga beberapa kali lipat,sehinggga mempunyai kemampuan untuk sangat mengubah aliran darah di dasar setiap jaringan sebagi respons terhadap kebutuhan jaringan.Vasokontriksi adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan penyempitan pembuluhseperti itu.vasodilatasi mengacu pada pembesaran lingkaran dan jari-jari pembuluh akibat melemasnya lapisan otot polos
Funsi kapiler adalah untuk pertukaran cairan ,zat makanan ,elktrolit ,hormone,dan bahan-bahan lainnya antara darah dan cairan intersetisial.Untuk dapat melakukan peran ini,dinding kapiler bersifat sangat tipis dan memiliki banyak pori-pori kapiler yang kecil,yang permeable terhadap air dan zat bermolekul kecil lainnya.
Venula mengumpulkan darah dari kapiler dan secara bertahap bergabung menjadi vena yang semakin membesar.
Vena berfungsi sebagai saluran untuk mengangkut darah dari venula kembali kejantung:yang sama pentingnya juga,vena berperan sebagai penampung utama darah ekstra.Karena tekanan di system vena sangat rendah ,dindingnya mempunyai otot yang cukup untuk dapat berkontraksi atau melebar, dan dengan demikian dapat berperan sebagai penampung darah ekstra yang dapat dikendalikan ,baik dalam jumlah kecil atau besar,bergantung pada kebutuhan sirkulasi..( Guyton, Arthur C. 1997. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.)
Jantung adalah oragn yang berongga dengan ukuran sekepalan .jantung terletak di rongga toraks sekitar garis tengah antara sternum atau tulang dada disebelah anterior dan vertebarata di sebelah posterior.jantung memiliki pangkal yang lebar di sebelah atas dan meruncing membentuk ujung yang disebut apeks.
1. Right Coronary 10. Right Ventricle 2. Left Anterior Descending 11. Left Atrium3. Left Circumflex 12. Left Ventricle4. Superior Vena Cava 13. Papillary Muscles5. Inferior Vena Cava 14. Chordae Tendineae6. Aorta 15. Tricuspid Valve7. Pulmonary Artery 16. Mitral Valve8. Pulmonary Vein 17. Pulmonary Valve9. Right Atrium
Dua katup jantung ,katup antrioventrikel (AV) kanan dan kiri,masing-masing terletak di antara atrium dan ventrikel kanan dan kiri.Katup-katup ini mengizinkan darah mengalir dari atrium ke ventrikel selama pengisian ventrikel(ketika tekanan atrium melebihi tekanan ventrikel), tetapi mencegah aliran balik darah dari ventrikel ke atrium ketika pengosongan ventrikel(pada saat tekanan ventrikel jauh melebihi tekanan atrium).Katup AV kanan juga disebut katup tricuspid karena terdiri dari tiga daun katup .Demikian juga katup AV yang kiri yang terdiri dari dua daun katup sering disebut katup bicuspid. Dua katup jantung lainnya,katup aorta dan katup pulmonalis terletak di sambungan tempat-tempat arteri-arteri besar keluar dari ventrikel.Keduanya dikenal sebagai katup semilunaris(“bulan separuh”) karena terdiri dari tiga daun katup yang masing-masing mirip dengan kantung mirip bulan separuh.
Dinding jantung terutama terdiri dari serat-serat otot jantung yang tersusun secara spiral dan saling berhubungan melalui diskus interkalatus:
1. Endokardium (Endo berarti “di dalam”;cardia berarti jantung)adalah lapisan tipis endothelium,suatu jaringan epitel unik yang melapisi bagian dalam seluruh system sirkulasi ,di sebela dalam.
2. Miokardium (myo berarti “otot”) ,lapisan tengah yang terdiri dari otot jantung,membentuk sebagian besar dinding jantung
3. Epikardium (epi berarti “di atas”) adalah suatu membrane tipis di bagian luar yang membungkus jantung.
Miokardium terdiri dari berkas-berkas serat otot jantung yang saling menjalin dan tersusun secara spiral melingkari jantung.Susunan spiral tersebut disebabkan oleh pemutaran-pemutaran kompleks yang terjadi pada jantung semasa perkembangan mudigah.
Kontraksi sel otot jantung untuk mendorong darah dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membrane sel-sel otot.Jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkan suatu sifat yang dikenal sebagai otorimisitas.
Terdapat dua jenis khusus sel otot jantung:
1. Sembilan puluh Sembilan persen sel otot jantung adalah sel kontraktil, yang melakukan kerja mekanis,yaitu memompa.sel-sel pekerja ini dalam keadaan normal tidak mengahilkan sendiri potensial aksi.
2. sebaliknya sebagian kecil sel sisanya,sel otorimik,tidak berkontraksi tetapi mengkhususkan diri mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang bertanggung jawab untuk kontraksi sel-sel pekerja.
Aktivitas pemacu sel-sel otoritmik jantung di sel-sel otoritnik jantung potensial membrane tidak menetap antar potensial-potensial aksi.Setelah suatu potensial aksi ,membran secara lambat mengalami depolarisasi atau bergeser ke ambang akibat inaktifasi saluran K+.Pada saat yang sama ketika sedikit K+ keluar sel karena penurunan Pk+,Na+ ,yang permeabilitasnya tidak berubah,terus bocor masuk kedalam sel.Akibatnya,bagian dalam secara perlahan menjadi kurang negative:yaitu ,membaran secara bertahap mengalami depolarisasi menuju amabang.Setelah amabang tercapai dan saluaran Ca++ terbuka ,terjadi influx Ca++ secara cepat,menimbulkan fase naik dari potensial aksi spontan.Fase turun disebabakan oleh efluks cepat K+ akibat pengaktifan saluran K+.Inaktivasi saluran-saluran ini setelah potensial aksi usai menimbulkan depolarisasi lambat berikutnya mencapai ambang.
Sel-sel jantung yang mampu mengalami otoritmisitas ditemukan di lokasi-lokasi berikut ini :
1. Nodus sinoatrium (SA) ,daerah kecil khusus di dinding atrium kanan dekat lubang muara vena kava superior
2. Nodus atrioventrikel (AV) ,sebuah berkas kecil sel-sel otot jantung khusus didasar atrium kanan dekat septum,tepat di atas pertautan atrium dan vetrikel.
3. berkas His suatu jaras sel-sel khususyang bersal dari nodus (AV) dan masuk ke septum antarventrikel,tempat berkas tersebut bercabang membentuk berkas kanan dan kiri yang berjalan ke bawah melalui septum,melingkari ujung bilik ventrikel,dan kembali ke atrium di sepanjang dinding luar.
4. Serat Purkinje serat-serat terminal halus yang berjalan dari berkas His dan menyebar ke seluruh miokardium ventrikel seperti ranting –ranting pohon.
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Karena aktifitas mekanis,kelainan pola listrik biasanya disertaioleh kelainan aktivitas kontraktil jantung.
Kelainan kecepatan jarak antara dua kompleks QRS yang berrutan di sebuah rekaman EKG dikalibbrasikan ke kecepatan denyut jantung yang melebihi 100 denyut jantung permenit dikenal sebagai takikardia,sedangkan denyut yang lambat yang kuarng dari 60 kali permenit disebut brakardia.
Kecepatan denyut jantung rata-rata adalah 70 kali permenit ,yang ditentukan oleh irama nodus SA ,sedangkan volume sekuncup rata-rata adalah 70 ml per denyut,sehingga curah jantung rata-rata adalah 4900 ml/menit atau mendekati 5 liter (1)/menit
Curah jantung = kecepatan denyut jantung *volume sekuncup
CO=70 denyut /menit*70 ml/denyut
=4.900 ml/menit= 5 l/menit
Dalam keadaan normal ,volume diastolic akhir adalah 135 ml dan volume sistolik akhir adalah 65 ml untuk volume sekuncup 70 ml. Dibawah pengaruh simpatis ,untuk volume dioastolik akhir yang sama sebesar 135 ml,volume sistolik akhir mungkin 35 ml dan volume sekuncup 100 ml.
(Sherwood, lauralee. 2001. Fisiologi manusia:dari sel ke system. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC).
Pusat rasa haus di system saraf pusat ,daerah yang sama di sepanjang dinding anteroventral dari ventrikel ketiga yang meningkatkan pelepasan ADH juga merangsang rasa haus.Terdapat suatu daerah kecil yang terletak anterolateral dari nuklepreoptik,yang bila distimulasi secara listrik,menyebabkan kegiatan minum dengan segera dan berlanjut selama rangsangan berlangsung.Semua daerah ini bersama-sama disebut pusat rasa haus.Neuron-neuron di pusat rasa haus member respon terhadap penyuntikan larutan garam hipertonik dengan cara merangsang perilaku minum.Peningkatan osmolaritas cairan serebrospinal di ventrikel ketiga member pengaruh yang pada dasarnya sama ,yaitu menimbulkan keinginan untuk minum.Organum vaskulosum lamina terminalis yang terletak tepat di bawah permukaan ventrikel pada ujung inferior daerah AV3V,agaknya ikut memperantai respons tersebut.
Hemostasis : Proses pencegahan kehilangan darah yg berlebihan dari tubuh
KOMPONEN HEMOSTASIS:
• Pembuluh
• Trombosit
• Kaskade faktor koagulasi
• Inhibitor koagulasi
• Fibrinolisis
MEKANISME HEMOSTASIS :
Spasme vaskuler
Pembentukan sumbatan trombosit
Pembentukan bekuan darah
Pertumbuhan jaringan ikat fibrosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar